Pameran Online Produk Unggulan 2019

Kerupuk Jagung
Salah satu sektor yang dapat diandalkan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi adalah sektor pertanian. Pertanian merupakan salah satu bidang yang diharapkan mampu menjadi penopang peningkatan kesejahteraan rakyat. Desa Bringin Nonggal Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang merupakan salah satu desa yang memiliki sektor pertanian yang cukup besar, terdapat berbagai potensi dari sektor pertanian yang dapat diolah menjadi produk unggulan desa dan memiliki nilai jual yang tinggi salah satunya adalah jagung. Jagung merupakan hasil pertanian di Desa Bringin Nonggal yang cukup melimpah, namun pemanfaatan sektor pertanian tersebut masih belum dilakukan secara maksimal oleh masyarakat, kurangnya inovasi masyarakat dalam pengolahan yang membuat jagung memiliki harga jual yang rendah. Kurangnya kesadaran terhadap pemberdayaan potensi lokal inilah yang menginspirasi kami untuk memberdayakan potensi lokal yang ada di Desa Bringin Nonggal.
Berdasarkan latar belakang tersebut kami berinovasi untuk mengolah jagung menjadi produk unggulan desa yaitu “Kerupuk Jagung Torjun” karena pengolahan produk kerupuk jagung ini dirasa cocok untuk dijadikan sebagai industri rumah tangga karena tidak membutuhkan modal yang banyak namun dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Berikut adalah cara pembuatan Kerupuk Jagung.
Bahan-Bahan :
  • 500 gr Jagung yang sudah diserut
  • 500 gr tepung tapioka
  • 250 gr tepung terigu
  • Daun Bawang
  • 2 Bungkus Penyedap
  • Air
  • Garam
  • Obat kerupuk/ puli

Cara Pembuatan :
    1. Serut Jagung.
    2. Haluskan bawang putih menggunakan blender.
    3. Campurkan jagung yang sudah diserut dengan bawang putih yang sudah dihaluskan, kemudian haluskan menggunakan blender secara bersamaan.
    4. Siapkan wadah kemudian masukkan tepung tapioka, tepung terigu, garam secukupnya, penyedap, daun bawang dan obat kerupuk/puli secukupnya.
    5. Masukkan jagung yang telah dihaluskan kemudian uleni hingga kalis.
    6. Masukkan adonan ke dalam cetakan plastik hingga berbentuk lonjong.
    7. Rebus air ke dalam sabluk hingga mendidih kemudian masukkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam sabluk tunggu hingga matang lalu tiriskan dan biarkan hingga dingin.
    8. Iris tipis adonan yang sudah dingin kemudian jemur hingga kering.
    9. Setelah kering siapkan penggorengan kemudian goreng kerupuk hingga bewarna keemasan.
    10. Kerupuk jagung yang sudah matang kemudian dimasukkan kedalam kemasan dan siap untuk dipasarkan.
Harga Pokok Penjualan
                           “Harga Pokok Penjualan Produk Kemasan Jadi”
No.
Kemasan
Satuan
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Harga Total (Rp)
1
Plastic clip
Pcs
100
800
80.000
2
Sticker
Lembar
5
5.000
25.000
3
Plastic
Pack
1
4.000
  4.000
TOTAL
105.000

No.
Nama Bahan
Satuan
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Harga Total (Rp)
1
Jagung
Kg
1
15.000
15.000
2
Tepung terigu
Kg
1
12.000
12.000
3
Tepung tapioka
Kg
1
12.000
12.000
4
Daun bawang
Ons
1
2.000
2.000
5
Bawang putih
Siung
10
4.000
4.000
6
Garam
Gram
1
3.000
3.000
7
Penyedap
Sachet
4
500
2.000
8
Puli
Kemasan
1
1.000
1.000
9
Air
Liter
1
6.000
6.000
10
Minyak goreng
Liter
1
11.000
11.000
TOTAL
67.000

No.
Nama Mesin/Kebutuhan
Satuan
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Biaya Per Bulan (Rp)
1
LPG
Kg
1
-
20.000
TOTAL
20.000

No.
Karyawan
Jumlah (Orang)
Gaji Per Hari (Rp)
1
Karyawan Produksi
5
10.000
TOTAL
50.000

Keterangan:
  • Biaya total 242.000
  • Biaya variabel perbulan : 242.000 x 8 kali Masuk = 1.936.000
  • 1.936.000 : 400 = 4.840

Rincian:
Ø Kerja masuk seminggu 2 kali
Ø Dalam sebulan ada seminggu 4 kali
Ø Dalam satu bungkus berisi 100 gram
Ø Dalam pembuatan sekali menghasilkan 4 bungkus plastik dalam bentuk lonjong.

·      Kapasitas produksi tiap bulan : 400 Produk
·      Biaya per unit  :  4.840
·      Harga jual per unit dengan laba 20% : 4.840+20%
·      Harga per kemasan rp.5.808 ~ 6000 = 6000
·      Dengan keuntungan per kemasan 1200 x400 = 480.000 (Keuntungan)

                                         “Harga Pokok Penjualan Kemasan Mentahan”
No.
Kemasan
Satuan
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Harga Total (Rp)
1
Plastic
Pcs
100
70
7.000
2
Sticker
Lembar
5
5.000
25.000
3
Plastic
Pack
1
4.000
4.000
TOTAL
36.000

No.
Nama Bahan
Satuan
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Harga Total (Rp)
1
Jagung
Kg
1
15.000
15.000
2
Tepung terigu
Kg
1
12.000
12.000
3
Tepung tapioka
Kg
1
12.000
12.000
4
Daun bawang
Ons
1
2.000
2.000
5
Bawang putih
Siung
10
4.000
4.000
6
Garam
Gram
1
3.000
3.000
7
Penyedap
Sachet
4
500
2.000
8
Puli
Kemasan
1
1.000
1.000
9
Air
Liter
1
6.000
6.000
TOTAL
56.000

No.
Nama Mesin/Kebutuhan
Satuan
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Biaya Per Bulan (Rp)
1
LPG
Kg
1
20.000
20.000
TOTAL
20.000

No.
Karyawan
Jumlah (Orang)
Gaji Per Hari
(Rp)
1
Karyawan Produksi
5
10.000

    TOTAL

50.000

Keterangan:
  • Biaya total 162.000
  • Biaya variabel perbulan   : 162.000 x 8 = 1.296.000
  • Kapasitas produksi tiap bulan : 400
  • Biaya per unit  :  3.240
  • Harga jual per unit dengan laba 20% : 3.240 + 20%
  • Harga per kemasan Rp.3.8884.000
  • Dengan keuntungan per kemasan 800 x 400 = 320.000 (Keuntungan)

Pangsa Pasar
Merupakan sebuah strategi pemasaran yang mencakup sasaran pasar yang luas menjadi kumpulan dari beberapa bagian kecil. Diantaranya konsumen, biasanya pangsa pasar digunakan untuk menganalisa target pasar sebuah produk yang tergantung pada permintaan yang spesifik dan sesuai dengan segmentasi produk.
Segmentasi dari produk Kerupuk Jagung Torjun ini mulai dari  semua kalangan dari kalangan muda sampai  kalangan tua bisa mengkonsumsinya. Dalam strategi pemasaran Produk tersebut kami menggunakan strategi pemasaran berbasis online dan offline, dimana pemasaran online ini melalui akun sosial media yaitu instagram, WhatsApp, Facebook dan yang lainnya. Dengan strategi seperti ini akan menarik masyarakat lebih mudah untuk mengetahui dan mendapatkan produk tersebut. Sedangkan strategi pemasaran berbasis offline ini menggunakan strategi dengan menitipkan produk ke setiap minimarket atau toko pusat oleh-oleh. Dengan harga per kemasan Rp. 6.000 untuk Produk yang siap di konsumsi sedangkan harga per kemasan Rp. 4000 untuk produk yang masih mentahan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar